Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018
"  Matahari " Ada disudut pandang bumi Mekar indah menggelintir diri Kadang juga menjadi saksi Saat tertimbun rembulan sunyi Kuning berputar pada dirinya Bulat hitam hazel mengisyaratkan dirinya Sukar dipandang Hingga menggelandang  Pada belaian kasih sayang Matahari Arahan jingga menyentuh hati Berdiri.. Meratapi nasib diri Bahwa hati telah memilih 
MERDEKA UNTUK PALESTINA Siasat hasrat tak pernah usai Kian memberi ombak kematian pada setiap menit Tiada apa dan mengapa ia keji dalam hal ini Tak memberi rasa tentram pada mereka yang malang ini             Apa kabar mu wahai saudariku?             Apa engkau masih bertahan pada tenda biru yang membuat mu lelah?             Apa dinginnya malam kian menggebu – gebu ?             Apa ada secuai padi yang ia beri pada mu ? Wahai granat tak bernyawa .. Kian memohon pada mu untuk berhenti Mereka tak bersalah .. Mereka bukan lawan dari segalanya.. Mereka tak tahu apa .. Jangan mereka yang engkau dusta.             Hilir sungai mengalir bagai darah yang tak pernah berhenti menetes  ...
                                                                       " AR - RAHMAN " Rintik hujan menemani bumi Jingganya melontaikan rindu pada hati Embun yang terjaga Tanpa sapa ...    Lingkaran jam merah hitam    Yang kau kenakan    Setungkai seruling bambu    Yang Berlalu Saat itulah mata mulai memandang Ya,Allah sadarkan aku Dia bukan mahramku Kuatkan aku Dalam pendirianku      Aku mengagumi ciptaan-Mu      Tapi, tak ingin melupakan-Mu      Biarkan rasa ku      Tersimpan dalam sajak sujudku      Bersama indahnya rentang malamku Andai saja kau tahu Perihal rindu yang terbelenggu Yang bersembunyi dengan jingga kala itu Dan , aku pun mulai melayu ..   ...