Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

request:))

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat malam dan salam literasi :)  Terimakasih kepada para pembaca yang sempat membaca karya - karya saya dalam blog sederhana ini walau tanpa jejak komentar { saran dan kritik } , semoga kalian tidak bosan dengan karya - karya saya ini , saya berharap dalam karya selanjutnya jejak kalian dapat saya ketahui readers :) . Saya akan mulai memposting beberapa karya awal tahun 2019 . Semoga kita semua selalu bersemangat untuk berkarya :)) . . . -Mrhn
" BERTAHAN "  Deras aliran negeri asing Merangkul erat muda mudi tanah Wajo Tak kisah ia tepiskan ... Bahkan melupakan ..  Miris... Seiris akal budaya  Tak ada jua ia perdaya Namun... Sekarang Kamilah yang akan merangkul budaya kami sendiri Agar selalu berdiri .. Tanpa tergoyahkan budaya asing..  Tanah Wajo... Bergemilang dengan sejarah kokoh.. Terus bersinar bagai bintang sirius Budaya Wajo ... Tak akan terelakkan oleh waktu Tak akan kami biarkan punah Walau sejengkal rupanya.. . . . . . @marhanim_  📝 #menulis   #puisi   #budaya #adatistiadatWajo   #publiccamp2 #studytour   #hipermawakopumi #hipermawahits   #siswasmanet  ❤❤
" AL KAHF "  Lantunan kasat mata pada dunia Terbuai mesra pada lambaian indra mata Ayat yang merona Menepaki seluruh makna  Jika kau membaca... Jika kau mengamalkan.. Niscaya... Sukma mu akan di apit oleh cahaya Berdualah Dengannya Pada Jum'at Hingga kau tak ingin bermaksiat Hanya dengan-Nya kau merasa aman 😊😇 . . . . . 📝 @marhanim_ #menulis   #puisi   #islami   #AlKahf   #berkarya #sajakindah   #sajaksajak   #membaca
" AKU " Aku sebuah dilema yang menentu Resah rasa sendu Tiada yang mampu merenggut Indah wajah mu dalam benak ku Menanti ... Suatu hal yang tak pasti Berada tepat disisi mu.. Berhasil menggoda detak jantung ku Bola hitam ku menepis tatapan itu Melihat senyum mu ... Hingga tawa lepas mu..  Aku... Memiliki rasa  Namun kini..tersembunyi Hingga tak kau temui lagi :') . . . . @marhanim_  📝 #menulis   #puisi   #romansa   #sajakcinta #berkarya
"  Matahari " Ada disudut pandang bumi Mekar indah menggelintir diri Kadang juga menjadi saksi Saat tertimbun rembulan sunyi Kuning berputar pada dirinya Bulat hitam hazel mengisyaratkan dirinya Sukar dipandang Hingga menggelandang  Pada belaian kasih sayang Matahari Arahan jingga menyentuh hati Berdiri.. Meratapi nasib diri Bahwa hati telah memilih 
MERDEKA UNTUK PALESTINA Siasat hasrat tak pernah usai Kian memberi ombak kematian pada setiap menit Tiada apa dan mengapa ia keji dalam hal ini Tak memberi rasa tentram pada mereka yang malang ini             Apa kabar mu wahai saudariku?             Apa engkau masih bertahan pada tenda biru yang membuat mu lelah?             Apa dinginnya malam kian menggebu – gebu ?             Apa ada secuai padi yang ia beri pada mu ? Wahai granat tak bernyawa .. Kian memohon pada mu untuk berhenti Mereka tak bersalah .. Mereka bukan lawan dari segalanya.. Mereka tak tahu apa .. Jangan mereka yang engkau dusta.             Hilir sungai mengalir bagai darah yang tak pernah berhenti menetes  ...
                                                                       " AR - RAHMAN " Rintik hujan menemani bumi Jingganya melontaikan rindu pada hati Embun yang terjaga Tanpa sapa ...    Lingkaran jam merah hitam    Yang kau kenakan    Setungkai seruling bambu    Yang Berlalu Saat itulah mata mulai memandang Ya,Allah sadarkan aku Dia bukan mahramku Kuatkan aku Dalam pendirianku      Aku mengagumi ciptaan-Mu      Tapi, tak ingin melupakan-Mu      Biarkan rasa ku      Tersimpan dalam sajak sujudku      Bersama indahnya rentang malamku Andai saja kau tahu Perihal rindu yang terbelenggu Yang bersembunyi dengan jingga kala itu Dan , aku pun mulai melayu ..   ...